Rabu, 05 April 2017

Alat musik pukul

Alat musik pukul adalah alat musik yang cara memainkannya dengan memukul alat musik tersebut.

Alat musik pukul ada dua macam, yaitu :

a. Alat musik pukul yang mempunyai nada, contoh : 

1. Kolintang

Macam-macam Alat Musik Pukul Beserta Gambarnya

Kolintang adalah salah satu alat musik tradisional masyarakat Minahasa di Sulawesi Utara. Alat musik ini terbuat dari kayu khusus yang disusun dan dimainkan dengan cara dipukul.

2. Perangkat gamelan

Jenis alat musik pukul

Gamelan adalah ensembel musik yang biasanya menonjolkan metalofon, gambang, gendang, dan gong. Istilah gamelan merujuk pada instrumennya atau alatnya, yang mana merupakan satu kesatuan utuh yang diwujudkan dan dibunyikan bersama. (wikipedia)
 

Alat musik gesek

Alat musik gesek adalah instrumen musik yang dimainkan dengan cara digesek. Alat musik ini akan menghasilkan suatu bunyi melodis jika terjadi gesekan antara dawai dan busurnya. Beberapa contoh alat musik ini misalnya biola, contre bass, viola, cello, dan alat musik tradisional rebab. Berikut pemaparan dan gambar dari beberapa alat musik tersebut. 

1. Biola Alat musik gesek pertama yang tentu sudah tidak asing lagi bagi kita adalah biola. Biola merupakan alat musik modern yang lazim dimainkan dalam pertunjukan musik orkestra, jazz, pop, dan musik melayu. Alat musik ini memiliki 4 dawai yang diatur sedemikian rupa sehingga memiliki interval nada yang sempurna ketika digesek. Para pemain biola umumnya adalah wanita. Mereka dikenal dengan sebutan violinist.

 2. Contre Bass atau Double Bass Contre bass atau double bass adalah biola berukuran besar yang pada umumnya dimainkan pada pertunjukan musik jazz, orkestra, musik bluegrass, country, dan musik rockabilly. Sesuai dengan namanya, alat musik gesek satu ini juga menghasilkan nada-nada rendah saat dimainkan. Selain digesek, ia kadang kali juga dibunyikan dengan cara dipetik. Di Indonesia, alat musik satu ini memang tidak begitu dikenal, namun di negara-negara Latin dan Eropa, ia selalu dimainkan mengiringi setiap pertunjukan musik. 

3. Viola Viola adalah alat musik yang termasuk dalam keluarga biola. Banyak orang yang menganggap viola sama dengan biola. Namun keduanya sebetulnya berbeda. Perbedaan tersebut terletak pada ukuran dan nada yang dihasilkan. Viola umumnya berukuran lebih kecil dan menghasilkan nada yang lebih berat (rendah) dibandingkan dengan alat musik biola. 

4. Cello Cello atau Violoncello juga merupakan alat musik yang masuk dalam keluarga biola. Ia berukuran lebih kecil dibandingkan double bass namun lebih besar dibandingkan biola. Alat musik ini merupakan instrumen yang wajib ada dalam pertunjukan musik klasik Eropa. Sedangkan di Indonesia, ia kurang begitu dikenal karena memang tidak biasa dimainkan dalam pagelaran musik tanah air. 

5. Rebab Rebab merupakan contoh alat musik gesek tradisional yang berasal dari jazirah Arab. Alat musik satu ini umumnya akan hadir dalam pertunjukan seni musik Betawi atau gambang kromong serta pertunjukan-pertunjukan kesenian khas Jawa sebagai pelengkap iringan gamelan. 

Sumber: http://kisahasalusul.blogspot.com/2015/12/alat-musik-gesek-pengertian-dan-5.html
Disalin dari Blog Kisah Asal Usul.

Alat musik tiup

Alat musik tiup adalah suatu alat musik yang mengandung suatu jenis penalun (resonator), biasanya suatu tabung, yang kolom udara di dalamnya digetarkan dengan cara meniup ke atau melalui suatu tempat di ujung penalun. Titinada (pitch) getaran ditentukan oleh panjang tabung dan modifikasi manual panjang efektif kolom getar udara.
Alat musik tiup dibagi menjadi dua kategori utama:
* Alat musik tiup kayu (woodwind instrument)
* Alat musik tiup logam (brasswind instrument)

Berikut adalah beberapa macam alat musik tiup modern :

1. Klarinet

Alat Musik Tiup Modern dan Tradisional Beserta Gambarnya


Dua klarinet sopran: klarinet Bb (atas) dan klarinet A (bawah, tanpa mouthpiece). 

Alat musik petik

Nama-nama alat musik petik yaitu alat musik yang dimainkan dengan dipetik antara lain :

1. Gitar

Macam-macam Alat Musik Petik dan Gambarnya


2. Gitar Bas

Nama Alat Musik Petik dan Gambarnya


3. Mandolin

Macam-macam Alat Musik Petik dan Gambarnya


4. Harpa

Nama Alat Musik Petik dan Gambarnya



5. Siter

Macam-macam Alat Musik Petik dan Gambarnya


6. Banjo

Nama Alat Musik Petik dan Gambarnya


7. Sasando

Macam-macam Alat Musik Petik dan Gambarnya


8. Ukulele

Macam-macam Alat Musik Petik dan Gambarnya


9. Kecapi

Macam-macam Alat Musik Petik dan Gambarnya

10. Gambus

Macam-macam Alat Musik Petik dan Gambarnya


11. Saung Gauk

adalah alat musik tradisional yang berasal dari Kalimantan Selatan 


12. Japen

Asal Kalimantan Tengah

Macam-macam Alat Musik Petik dan Gambarnya


13. Sampek

Alat musik tradisional Kalimantan

Macam-macam Alat Musik Petik dan Gambarnya


Bunyi Audiosonik

2. Gelombang Audiosonik

Gelombang audiosonik adalah gelombang yang mempunyai frekuensi antara 20 sampai 20.000 Hz. 
Gelombang audiosonik merupakan gelombang yang mampu didengar oleh pendengaran manusia dan sebagian besar binatang.

Bunyi Infrasonik

Gelombang infrasonik

Infrasonik adalah suara dengan frekuensi terlalu rendah untuk dapat didengar oleh telinga manusia. Infrasonik berada dalam rentang 17 Hertz sampai 0,001 Hertz. Rentang frekuensi ini adalah sama dengan yang digunakan oleh seismometer untuk mendeteksi gempa bumi. Gelombang infrasonik bercirikan dapat menjangkau jarak yang jauh dan dapat melewati halangan tanpa kehilangan kekuatannya atau relatif kecil. Gelombang infrasonik pertama kali yang diamati kemungkinan adalah ketika gunung Krakatau meletus menghasilkan gelombang atau getaran yang mengelilingi bumi sedikitnya 7 kali dan tercatat di berbagai stasiun di seluruh dunia.

Salah satu perintis penelitian infrasonik adalah ilmuwan Perancis Vladimir Gavreau (lahir di Rusia dengan nama Vladimir Gavronsky). Ketertarikannya dalam infrasonik awalnya bermula pada tahun 1960 ketika ia dan asistennya menderita sakit pada gendang telinga serta peralatan laboratorium yang bergetar tetapi tidak ada suara yang ditangkap oleh mikroponnya. Ia kemudian menyimpulkan bahwa itu disebabkan oleh infrasonik.


Bunyi Ultrasonik

Gelombang Ultrasonik

Ultrasonik adalah suara atau getaran dengan frekuensi yang terlalu tinggi untuk bisa didengar oleh telinga manusia, yaitu kira-kira di atas 20 kiloHertz. Hanya beberapa hewan, seperti lumba-lumba menggunakannya untuk komunikasi, sedangkan kelelawar menggunakan gelombang ultrasonik untuk navigasi. Dalam hal ini, gelombang ultrasonik merupakan gelombang ultra (di atas) frekuensi gelombang suara (sonik).
Gelombang ultrasonik dapat merambat dalam medium padat, cair dan gas. Reflektivitas dari gelombang ultrasonik ini di permukaan cairan hampir sama dengan permukaan padat, tapi pada tekstil dan busa, maka jenis gelombang ini akan diserap.


Frekuensi yang diasosiasikan dengan gelombang ultrasonik pada aplikasi elektronik dihasilkan oleh getaran elastis dari sebuah kristal kuarsa yang diinduksikan oleh resonans dengan suatu medan listrik bolak-balik yang dipakaikan (efek piezoelektrik). Kadang gelombang ultrasonik menjadi tidak periodik yang disebut derau (noise), dimana dapat dinyatakan sebagai superposisi gelombang-gelombang periodik, tetapi banyaknya komponen adalah sangat besar. Kelebihan gelombang ultrasonik yang tidak dapat didengar, bersifat langsung dan mudah difokuskan. Jarak suatu benda yang memanfaatkan delay gelombang pantul dan gelombang datang seperti pada sistem radar dan deteksi gerakan oleh sensor pada robot atau hewan.


Hewan-hewan tertentu, seperti anjing, kucing, dan lumba-lumba dapat mendengar gelombang ultrasonik. Kelelawar dapat menghasilkan dan mendengar frekuensi setinggi 100.000 Hz untuk mengetahui posisi makanan dan menghindari benda-benda saat terbang di kegelapan. Gelombang ultrasonik digunakan pada sonar di samping pada diagnosis kesehatan dan pengobatan.